BIFIDOBACTERIUM BIFIDUM

BIFIDOBACTERIUM BIFIDUM

Bifidobacterium Bifidum adalah salah satu genus bakteri asam laktat yang hidup di dalam usus besar manusia dan hewan. Beberapa karakteristik dari bakteri ini adalah gram-positif, anaerobik, non-motil (tidak bergerak), tidak membentuk spora, berbentuk batang, dan memiliki persen G+C (guanosin-sitosin) yang tinggi (55-67%). Sel umumnya terlihat berpasangan membentuk huruf V atau Y. Suhu optimal untuk pertumbuhan …

Selengkapnya

VITAMIN B6 (Piridoksina)

VITAMIN B6 (Piridoksina)

Piridoksina (vitamin B6) termasuk dalam kelompok vitamin B kompleks. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan berperan sebagai koenzim untuk membantu memperlancar proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berujung pada pelepasan energi. Berperan vital dalam metabolisme asam amino dan sistem imun tubuh. Terdapat 6 bentuk umum yang sering dijumpai, yaitu : Piridoksal (PL), Piridoksina …

Selengkapnya

VITAMIN B5 (Asam pantotenat/ Panthotenic acid)

VITAMIN B5 (Asam pantotenat/ Panthotenic acid)

Asam pantotenat (vitamin B5) merupakan salah satu jenis vitamin golongan vitamin B kompleks yang bersifat larut dalam air. Vitamin ini pertama kali ditemukan pada tahun 1933. Di dalam tubuh, asam pantotenat berperan sebagai koenzim A (CoA) yang berperan vital dalam banyak metabolisme pelepasan energi. Asam pantotenat dapat ditemukan pada banyak jenis makanan karena pada dasarnya …

Selengkapnya

VITAMIN B3 (Niasin)

VITAMIN B3 (Niasin)

Vitamin B3 atau Niasin merupakan derivat piridin dengan gugus karboksil (COOH) adapun nikotinamida merupakan niasin yang gugus karboksilnya tergantikan oleh gugus amida (NH2). Bentuk aktif dari vitamin B3 adalah NADH/NADPH yang merupakan derivat nukleotida seperti vitamin B2. Vitamin B3 dan B2 merupakan kofaktor enzim pada reaksi redoks dalam tubuh. Rumus kimia Vitamin B3 , C6H5NO2 …

Selengkapnya

VITAMIN B2 (Riboflavin)

VITAMIN B2 (Riboflavin)

Riboflavin, dikenal juga sebagai vitamin B2, terdiri dari cincin trisiklik bernama isoalloxazine yang berikatan dengan derivat alkohol yaitu ribitol. Riboflavin yang telah mengalami fosforilasi akan menjadi FMN (flavin mononukleotida) atau FAD (flavin adenina dinukleotida). FMN dan FAD berperan penting dalam reaksi redoks dalam tubuh karena FMN dan FAD merupakan kofaktor enzim dengan berikatan dengan enzim-enzimoksidoreduktase sebagai …

Selengkapnya

VITAMIN B1 (Thiamine)

VITAMIN B1 (Thiamine)

Thiamin adalah vitamin yang memiliki sifat terlarut dalam air. Tiamina terdiri atas cincin pirimidina dan cincin thiazola (mengandung sulfur dan nitrogen) yang dihubungkan oleh jembatan metilen. Turunan fosfatnya ikut serta dalam banyak proses sel. Tiamina disintesis dalam bakteri, fungi dan tanaman. Asupan akan vitamin ini yang tidak cukup menyebabkan penyakit beri-beri, yang mempengaruhi sistem saraf …

Selengkapnya

SACCHAROMYCES CEREVISIAE SEBAGAI IMUNOSTIMULAN

SACCHAROMYCES CEREVISIAE SEBAGAI IMUNOSTIMULAN

Sistem pertahanan tubuh atau imunitas terdiri dari substansi, sel-sel dan organ-organ yang diperlukan untuk membentuk sistem pertahanan yang kompeten. Hampir semua hewan mempunyai kombinasi pertahanan tubuh antara kekebalan alamiah dan proses stimulasi berupa adaptasi pertahanan tubuh melalui antigen untuk menanggulangi serangan infeksi . Sistem kekebalan ini yang dikenal dengan nama imun . Sistem ini dapat …

Selengkapnya

SACCHAROMYCES CEREVISIAE

SACCHAROMYCES CEREVISIAE

Saccharomyces cerevisiae merupakan salah satu jenis cendawan tergolong khamir yang bermanfaat untuk manusia dan ternak . Pertamakali dimanfaatkan untuk pembuatan makanan, sejalan dengan waktu kemudian mulai dipakai untuk keperluan bioteknologi, industri . Saccharomyces cerevisiae dipakai sebagai probiotik dan imunostimulan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak seperti ruminansia, unggas ataupun ikan . Hasil-hasil penelitian yang diperoleh …

Selengkapnya

KEMUNING (Murraya paniculata)

KEMUNING (Murraya paniculata)

Komposisi Senyawa dari golongan kumarin yang berhasil diisolasi adalah murrmeranzin, isopropylidene murrangatin, murralonginal and pranferin Manfaat dan cara penggunaan  BATU GINJAL DAN BATU KANDUNG KEMIH  Cuci bersih 30 g daun kemuning segar, lalu jus dalam 150 ml air. Saring hasil jusnya, lalu minum sekaligus satu kali sehari. BISUL Cuci bersih 30 g akar kemuning kering …

Selengkapnya

CIPLUKAN (Physalis angulata L.)

CIPLUKAN (Physalis angulata L.)

Ciplukan memiliki aktivitas sebagai antihiperglikemi, antibakteri, antivirus, imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator), antiinflamasi, antioksidan, dan sitotoksik. Ekstrak daun ciplukan dengan dosis 28,5 mL/kg BB dapat mempengaruhi sel β insulin pankreas. Hal ini menunjukkan adanya aktivitas antihiperglikemi dari ciplukan Baedowi [1998] Januario et al. (2000) telah menguji aktivitas antimikroba ekstrak murni herba Physalis angulata L. Fraksi A1-29-12 …

Selengkapnya