Welcome to Sarana Satwa

Manfaat Vitamin B1, B6, dan B12

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Kondisi pegal-pegal sehabis bekerja berat atau berolahraga. Atau pegal-pegal karena tak melakukan aktivitas apa-apa. Bisa jadi pegal yang terakhir tanpa sebab ini dikarenakan kekurangan vitamin B1, B6 dan B12. Ketiga vitamin tersebut dibutuhkan tubuh untuk metabolisme karbohidrat, lemak dan protein menjadi energi. Juga untuk memelihara jaringan syaraf. Selain berfungsi untuk metabolisme ketiga vitamin ini juga bermanfaat pada bahan-bahan makanan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Hampir semua suplemen vitamin penambah vitalitas mengandung ketiga unsur ini. Begitu juga dalam susu kemasan baik untuk balita maupun dewasa. Bahkan ketiga vitamin ini juga mempunyai peran penting untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang baru sembuh dari sakit yang biasanya dikombinasikan dengan vitamin C.

Saat ini banyak produk vitamin yang sudah dikemas sebagai produk olahan pabrik sehingga dapat dikonsumsi secara bebas oleh masyarakat. Akan tetapi rekomendasi utama dari para ahli gizi dan pakar kesehatan ialah tetap mengutamakan konsumsi vitamin secara alami melalui sumber nabati maupun hewani karena dinilai lebih aman. Terlebih lagi jika didapat dari produk organik yang terbebas dari pengaruh zat-zat kimia.

Berikut manfaat Vitamin B1, B6 dan B12

Vitamin B1

Sumber :

beras merah, kuning telur, ikan, kacang-kacangan dan gandum

Manfaat :

memperlancar metabolisme | memperlancar sirkulasi darah | mengoptimalkan aktivitas kognitif dan fungsi otak | mencegah terjadinya kerusakan syaraf | memulihkan gangguan syaraf pusat dan tepi.

Vitamin B6

Sumber :

Ragi kering, daging, hati, ginjal, ikan, lemak, kacang-kacangan, beras tumbuk

Manfaat :

memperlancar metabolisme | membantu transmisi impuls syaraf | meningkatkan kekebalan tubuh | menjaga keseimbangan garam-garam mineral | membantu sintetis RNA dan DNA.

Vitamin B12

Sumber :

hati, ikan, susu dan olahannya, daging, telur dan rumput laut

Manfaat :

mencegah kerusakan syaraf | membantu pembentukan sel darah merah | memperlancar metabolisme sistem tubuh | mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi.

 

Untuk peternakan unggas Vit.B1 Vit.B6 dan Vit.B12 sangat berguna untuk mempertahankan puncak produksi telur,mempercepat pemulihan stamina ayam setelah sembuh dari sakit, meningkatkan nafsu makan unggas dll.

 

Pakan Fermentasi Buat Kambing

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Cara yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak adalah fermentasi dengan menambahkan bahan mengandung mikroba proteolitik, lignolitik, selulolitik, lipolitik dan bersifat fiksasi nitrogen non simbiotik (contohnya: SnS Pro Probiotik).

1. Bahan.

  • Jerami/Rumput Gajah/Kolonjono/dll : 1 ton.
  • Urea : 6 kg.
  • SnS PRO 6 liter.
  • Air secukupnya.

2.Tempat

Tong atau bak yang terhindar dari sinar matahari langsung.

3. Cara Pembuatan.

  • Jerami kering panen dilayukan selama ± 1 hari untuk mendapatkan kadar air mendekati 60%, dengan tanda-tanda jerami kita remas, apabila air tidak menetes tetapi tangan kita basah berarti kadar air mendekati 60%.
  • Jerami yang sudah dilayukan tersebut dipindahkan ke tempat pembuatan dengan cara ditumpuk setebal 20-30 cm (boleh diinjak-injak) kemudian ditaburkan urea, bahan pemacu mikroorganisme (starbio atau bahan sejenis) dan air secukupnya kemudian ditumpuk lagi jerami seperti cara di atas sehingga mencapai ketinggian ± 1,5 m.
  • Tumpukan jerami dibiarkan selama 21 hari (tidak perlu dibolak-balik).
  • Setelah 21 hari tumpukan jerami dibongkar lalu diangin-anginkan atau dikeringkan.
  • Jerami siap diberikan pada ternak atau kita stok dengan digulung, dibok dan disimpan dalam gudang. Tahan disimpan selama ± 1 tahun.

4. Catatan.

  • Dalam membuat jerami fermentasi tidak perlu ditutup. Apabila membuat jerami fermentasi dalam jumlah sedikit tumpukan jerami bisa ditutup dengan sehelai karung goni.
  • Selain jerami, bahan lain yang bisa di fermentasi untuk makanan ternak antara lain: alang-alang, pucuk tebu dll. Alang-alang dibuat fermentasi dengan dilayukan terlebih dahulu dan harus dipotong-potong antara 5-10 cm (bahan sama yaitu starbio dan urea).
  • Fungsi urea pada proses pembuatan fermentasi adalah sebagai pensuplai NH3, ini digunakan sebagai sumber energi bagi mikrobia dalam poses fermentasi. Jadi disini urea tidak sebagai penambah nutrisi pakan. Bisa juga dikatakan sebagai katalisator dalam proses fermentasi.
  • Perbedaan Amoniasi dan Fermentasi, Amoniasi adalah suatu poses perombakan dari struktur keras menjadi struktur lunak (hanya struktur fisiknya) dan penambahan unsur N saja, sedangkan Fermentasi: adalah proses perombakan dari struktur keras secara fisik, kimia dan biologis sehingga bahan dari struktur yang komplek menjadi sederhana, sehingga daya cerna ternak menjadi Iebih efisien.

 

 

Senyawa yang efektif mengurangi pengaruh hyperthermia

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Terkait Cekaman Panas , Sejumlah senyawa efektif mengurangi pengaruh merugikan terkait dengan hyperthermia meskipun biayanya bisa menjadi penghalang

  1. Senyawa antipiretic seperti asam salisilat dan aspirin mampu memperkecil kadar catecholamine dalam darah selama stress panas
  2. Penampilan unggas yang mengalami stress panas dapat ditingkatkan dengan penambahan magnesium aspartate, zinc sulphate, diazepam, metyrapone atau clonidine dalam pakan
  3. Aureomycin didapati mampu mengatasi stress (pertumbuhan tertekan) yang disebabkan oleh pemasukan protein asing atau salmonella endotoksin meskipun cara ini belum cukup menguntungkan.
  4. Dari beberapa laporan diketahui asam asetilsalisilat (3 % dalam pakan) meningkatkan laju pertumbuhan dan kualitas kerabang meskipun hasilnya tidak konsisten.
  5. Resinpine sebuah bentuk alkaloid dari tanaman Rawolfia diketahui mampu mencegah kehilangan karbon dioksida sehingga keseimbangan asam basa darah terjaga dari unggas yang dihadapkan pada suhu tinggi.
  6. Flunixin sejenis obat analgesik anti pembengkakan diberikan dengan dosis 0,28-2,2 mg/kg berat badan per hari meningkatkan konsumsi minum sebesar 150 - 300 ml / ekor/ hari.
  7. Senyawa antikoksidial seperti nicarbazine (pada dosis standar 125 mg/kg) meningkatkan mortalitas broiler di atas 90 % selama stress panas.
  8. Penambahan potassium chloride ke dalam air minum dapat menetralisir pengaruh racun.
 

DAMPAK CEKAMAN PANAS SERTA TINDAKAN YG DIPERLUKAN

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Dampak Cekaman Panas Serta Tindakan yang Diperlukan

1)      Meskipun ayam tidak sakit, cekaman panas menurunkan produksi daging dan telur bahkan kadang-kadang sangat drastic.

2)      Ayam adalah pabrik kimia yg merubah pakan menjadi energi. Normalnya produksi dan panas yg hilang harus seimbang, suhu tubuh dipertahankan dalam batas yg ketat

3)      Bila suhu lingkungan naik, tubuh ayam sendiri cenderung menjadi lebih panas dan harus membuang panas lebih banyak untuk mempertahankan suhu tubuh, kebanyakan panas dibuang melalui penguapan air dari paru-paru dan hanya sedikit yg hilang melalui konveksi dari badan

4)      Udara yg dihembuskan jenuh dg uap air, jika kelembaban udara disekitar ayam naik hingga sekitar 70%, sangat sedikit penguapan yg terjadi dari paru-paru. Dalam kondisi seperti ini sistem pendingin utama dari ayam ada dalam bahaya dan hampir rusak

5)      Ayam mengatasi keadaan dg bernafas lebih cepat. Karena kelembaban dan suhu naik, ayam mulai terengah-engah dan volume pernafasan meningkat dari 3 meter kubik hingga 7 meter kubik per hari. Aktivitas otot meningkat bila ayam terengah-engah, tubuh membakar lebih banyak energi dan lebih banyak panas dihasilkan jadi keadaan makin buruk.
Dalam keadaan kelembaban tinggi, unggas dapat merasa nyaman pada suhu 10 hingga 20 °c. Antara suhu 20-25 °c, gejala ringan cekaman panas mulai kelihatan. Diatas 25°c, produksi akan turun dengan drastis dan pertolongan harus diberikan

6)      Bila suhu > 30 °c dalam kondisi kelembaban tinggi, ayam tidak dapat membuang panas dg cepat, suhu tubuh mulai naik. Ayam mungkin dapat beradaptasi terhadap naiknya suhu, jika kenaikan terjadi bertahap, mereka tidak dapat bertahan bila suhu naik secara mendadak

7)      Ayam yang lebih besar lebih dulu dipengaruhi. Terutama broiler 6 - 8 minggu. Dalam cekaman panas, pernafasan berubah dari mulut tertutup menjadi terbuka terengah-engah, menjadi malas, bulu berdiri dan sayap direntang utk memperluas permukaan kulit

8)      Jika suhu tubuh naik terus, ayam menjadi sangat tersiksa dan mulai sempoyongan

9)      Pernafasan makin cepat, air yg diminum meningkat 400 persen. Bila suhu tubuh mencapai 47°c, ayam akan mati karena kegagalan jantung

 

Page 26 of 27