Welcome to Sarana Satwa

MIKRO FLORA SALURAN PENCERNAAN

  • PDF
  • Print
  • E-mail
Saluran pencernaan mempunyai dua fungsi utama, pertama berfungsi sebagai tempat pencernaan dan penyerapan makanan untuk diolah menjadi energy dan fungsi kedua sebagai sistim pertahanan tubuh dari serangan mikro organisme patogen.

Oleh karena itu saluran pencernaan yang sehat mutlak dibutuhkan agar proses pencernaan dan penyerapan makanan, serta fungsi sistim kekebalan tubuh berjalan dengan baik.

Secara normal saluran cerna dihuni oleh mikro flora saluran cerna atau juga disebut sebagai mikro organism komensal, yang menguntungkan bagi kesehatan tubuh.

Mikro flora saluran cerna memiliki beberapa fungsi seperti, sintesa protein dan vitamin, membantu proses pencernaan dan penyerapan serta berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri-bakteri patogen dengan cara; memproduksi asam organic, memproduksi bakteriosin sebagai anti bakteri dan menggantikan tempat melekat bakteri patogen pada permukaan epitel saluran cerna.

Dalam keadaan normal, jumlah mikro flora menguntungkan lebih banyak dibandingkan jumlah bakteri patogen. Jumlah bakteri patogen dan bakteri menguntungkan harus dalam keadaan seimbang untuk menjaga kesehatan saluran cerna.

Keseimbangan jumlah mikro flora bisa terganggu oleh pengaruh kontaminasi melakui pakan, air minum dan peralatan kandang, kasus penyakit bacterial, virus, parasit dan jamur serta pengaruh lingkungan dan stress management. Ketidakseimbangan jumlah mikro flora tersebut sering disebut dengan disbakteriosis.

Untuk mencegah terjadinya disbakteriosis pada ternak maka pada saat ini management formulasi pakan ternak, khususnya pakan unggas, sering ditambahkan feed additive seperti;

ANTIBIOTIK

Antibiotik pada formulasi pakan ditambahkan untuk menekan pertumbuhan bakteri-bakteri patogen, adapun antibiotic yang sering dipakai pada formula pakan adalah; Avoparcin, Bacitracin, Bambermycin, Colistin, Virginiamycin dll.

ASAM ORGANIK (ACIDIFIER)

Saluran pencernaan mempunyai kisaran pH sekitar antara 2.0 – 8.0. Saluran cerna bagian atas sampai tengah cendrung asam dan saluran cerna bagian bawah cendrung basa. Sementara itu bakteri yang menguntungkan cendrung tumbuh optimal pada pH rendah, sedangkan bakteri patogen cendrung tumbuh optimal pada pH tinggi. Oleh karena itu, bakteri-bakteri menguntungkan hidup baik disekitar usus halus, sementara bakteri-bakteri pathogen hidup baik di usus besar.

Untuk itu, agar bakteri menguntungkan hidup lebih banyak dan bakteri patogen ditekan pertumbuhannya, maka pada formulasi pakan ditambahkan asam organic agar suasana pH saluran cerna rendah, sehingga pertumbuhan bakteri menguntungkan optimum, sementara itu pertumbuhan bakteri pathogen ditekan.

PREBIOTIK

Prebiotik merupakan serat kasar seperti mannan oligosaccarida (MOS) atau fructo oligosaccarida (FOS) yang berfungsi sebagai nutrisi untuk merangsang pertumbuhan bakteri-bakteri yang menguntungkan, dengan penambahan prebiotik pada formulasi pakan diharapkan jumlah bakteri menguntungkan jauh lebih banyak dibandingkan bakteri merugikan.

PROBIOTIK

Sedangkan probiotik adalah bakteri non pathogen seperti Lactobacillus spp, Bifidum bacterium spp, dll  yang telah dibiakkan pada media tertentu dan setelah itu ditambahkan pada formulasi pakan, sehingga nantinya diharapkan berkembang banyak pada saluran cerna ternak.

ENZYM

Pada bahan baku pakan ada sebagian mengandung serat kasar yang tidak bisa dicerna oleh endogenus enzyme sehingga dibutuhkan penambahan enzyme dari luar seperti β-glucanase dan xylanase untuk memecah serat kasar tersebut sehingga tidak menimbulkan efek negative seperti; menurunnya aktivitas proses pencernaan dan penyerapan makanan, diare, penurunan aktivitas mikroba menguntungkan dll.

Dengan penembahan zat-zat tersebut diatas pada formulasi pakan diharapkan saluran pencernaan menjadi sehat sehinga proses pencernaan dan penyerapan makanan optimal, jumlah bakteri menguntungkan meningkat sedangkan jumlah bakteri patogen menurun, dan fungsi sistim kekebalan tubuh meningkat, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas ternak.



Sumber : http://technicalservice.wordpress.com
 

MEMAHAMI PENYEBAB PUCATNYA WARNA KERABANG TELUR AYAM

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Secara genetik, ayam petelur yang ada di Indonesia sebagian besar tergolong brown egg-laying hens atau ayam petelur yang memproduksi kerabang telur coklat sedangkan strain ayam petelur yang dibudidayakan antara lain dan Isa Brown, Lohmann Brown, Hisex Brown dan sebagainya. Walaupun peternak memelihara ayam petelur bertipe brown- egg namun warna kerabang telur ayam sangatlah bervariasi mulai dan coklat tua, coklat muda, coklat pucat dan putih. Untuk memenuhi selera konsumen, beberapa peternak biasanya melakukan grading telur berdasarkan warna kerabang telur. Metode grading tersebut sebenarnya tidak mewakili kualitas telur sesungguhnya namun lebih pada daya tarik penjualan telur oleh konsumen.

Dengan adanya metode grading, telur ayam yang memiliki warna kerabang pucat, secara ekonomis harganya lebih rendah dibandingkan dengan telur berkerabang cokiat tua atau coklat muda.Telur yang memiliki kerabang telur coklat dijual langsung ke pasar atau supermarket sedangkan telur berkerabang pucat biasanya dijual ke produsen makanan sebagai bahan baku pembuatan kue atau roti. Konsumen enggan untuk memilih telur berwarna pucat karena di benak mereka masih muncul persepsi bahwa telur berkerabang coklat adalah telur yang kualitasnya baik bila dibandingkan dengan telur yang memiliki warna kerabang pucat. Padahal produksi telur yang berkerabang pucat tidak dapat dipastikan setiap harinya dimana 5 - 10%. telur berkerabang pucat dan total produksi harian masih dianggap normal oleh peternak. Namun dalam kondisi tertentu, telur berkerabang pucat dapat meningkat jumlahnya hingga 30-40%.

Proses pewarnaan kerabang telur

Proses pewarnaan kerabang telur tidak lepas kaitannya dengan proses pembentukan sebutir telur Pewarnaan telur terjadi di 90 menit terakhir proses kalsifikasi untuk membentuk kerabang telur akan berakhir. Secara teori, warna kerabang telur terjadi karena proses pigmentasi di uterus dengan adanya dua pigmen yaitu biliverdin dan protoporphynin .
Biliverdin merupakan suatu pigmen biru yang dapat menyebabkan warna hijau kebiruan pada kerabang telur seperti pada itik sedangkan protoporphynin merupakan pigmen coklat yang menyebabkan warna coklat kemerahan pada kerabang telur (Miksik et a!., 1994). Pada ayam yang menghasilkan telur berkerabang coklat hanya memproduksi senyawa protoporphyrin.

Protoporphyrin merupakan suatu senyawa yang diproduksi oleh sel-sel epitel yang ada di dinding uterus dan saat proses pewarnaan berlangsung, sel-sel tersebut mensekresikan senyawa protoporphyrin dan pada akhirnya akan terdeposit di dalam permukaan kerabang telur (Liu et al 2010). Pada saat 3 hingga 4 jam sebelum pembentukan kerabang telur berakhir, sel-sel epitel uterus yang bersinggungan langsung dengan telur pada proses kalsifikasi, kemudian mensintesis dan mengakumulasi produksi protoporphyrin. Saat 90 menit sebelum proses pembentukan kerabang telur berakhir, pigmen protoporhyrin kemudian ditransfer bersamaan dengan kutikula, suatu cairan yang kaya akan protein dan menyelimuti seturuh bagian kerabang telur. Beberapa senyawa protoporhyrin kemudian terserap kedalam jaringan palisade kerabang telur (Adkerson, 2011).

Faktor yang menyebabkan pucatnya warna kerabang

Setelah memahami proses pewarnaan kerabang telur, kini akan dibahas mengapa warna kerabang telur yang seharusnya berwarna coklat namun bisa memudar hingga berwarna putih. Secara umum, terbagi dua kriteria penyebab pucatnya warna kerabang telur yaitu kerabang telur pucat disebabkan karena faktor normal dan pudar dikarenakan faktor abnormal.

A. Kerabang telur pudar karena faktor normal

Kerabang telur pudar karena faktor normal terjadi karena tiga hal yaitu genetik ayam, umur ayam petelur yang semakin bertambah dan degenerasi sel epitel dinding uterus.
Genetik

Produksi senyawa protoporphyrin sebagai pigmen coklat diatur oleh gen yang ada di dalam sel epitel uterus. Kita ketahui bahwa gen merupakan suatu unit pewarisan sifat pada makhluk hidup. Pada ayam petelur, gen yang mengatur produksi senyawa protoporphyrin telah diturunkan dari induknya. Proses seleksi ayam petelur tipe kerabang tetur coklat (brown-egg laying hens) memang mengarahkan gen yang memproduksi senyawa protoporphyrin selalu menjadi gen dominan dan induk (parent stock) ke anak (final stock) dengan tujuan agar senyawa protoporphyrin dihasilkan dalam jumlah yang banyak oleh sel epitel uterus sehingga kerabang telur berpigmen coktat. Namun pada sebagian kecil ayam petelur ada juga yang diwariskan gen resesif dari induknya sehingga sel epitel yang bertugas memproduksi protoporphyrin karena ditanami gen resesif akan menghasilkan protoporphyrin dalam jumlah yang tidak banyak. Efeknya, walaupun ayam bertipe kerabang tetur coklat namun telur yang dihasilkan akan memiliki warna kerabang yang seakan-akan pucat atau coktat muda.
Umur Ayam

Umur ayam petelur juga mempengaruhi proses pewarnaan kerabang telur terutama ayam baru akan bertelur dan ayam yang sudah berumur tua. Pada periode peralihan dari grower ke layer (periode pre-layer atau awal produksi) di mana ayam masih belajar untuk bertelur (HDP biasanya di bawah 5 %), ada kecenderungan muncul telur tanpa kerabang, ukuran telur masih belum normal, telur berkerabang tipis dan sebagainya.
Pada periode tersebut juga dijumpai telur dengan kerabang berwarna pudar dan bahkan berwarna putih. Ada dua faktor yang menyebabkan warna kerabang tetur masih belum normal pada periode awal produksi tersebut, yang pertama adalah kondisi sel epitel pada dinding uterus yang mulai perlahan-lahan memproduksi protoporphyrin sebagai senyawa pigmen coklat kerabang tetur. Pada hari-hari pertama ayam bertelur, jumlah senyawa protoporphyrin masih terbatas sehingga proses pewarnaan kerabang tetur masih belum normal dan kerabang telur masih belum berwarna coklat tua. Namun dalam jangka waktu yang relatif cepat, sel-sel epitel dinding uterus mulai memproduksi protoporphyrin dalam jumlah yang banyak seiring dengan semakin sempurnanya proses pembentukan kerabang telur.

Faktor berikutnya adalah proses kalsifikasi kerabang telur yang masih belum sempurna. Proses kalsifikasi kerabang tetur yang normal berjalan selama 8 jam dan pada 90 menit terakhir proses kalsifikasi kerabang tetur, senyawa protoporphyrin mulai ditransfer ke permukaan kerabang telur Namun pada periode pre -layer, belum sempurnanya proses kalsifikasi menyebabkan waktu yang dibutuhkan untuk membentuk kerabang telur lebih cepat dan kesempatan pigmentasi kerabang telur juga berjatan dengan singkat. Hal ini yang menyebabkan pada periode awal produksi telur seringkali dijumpai kerabang telur berwarna pudar.

Dalam kondisi normal, ayam akan memproduksi pigmen coklat untuk kerabang telur dalam jumlah yang sama walaupun ayam memproduksi telur dengan ukuran besar maupun kecil (Solomon, 1997). Jika dilihat dari luas permukaan, telur berukuran besar ataupun jumbo akan memiliki luas permukaan yang lebih besar bila dibandingkan dengan yang berukuran normal. Oleh karena itu, telur ayam berukuran besar akan memiliki warna kerabang telur coklat namun lebih muda dan bahkan lebih pudardibandingkan dengan telur ayam berukuran lebih kecil. Seiring dengan pertambahan umur ayam akan memproduksi telur berukuran lebih besar dan berat dan kerabang telur akan berwarna coklat lebih muda dibandingkan pada saat ayam di awal produksi. Hal ini sesuai dengan penelitian Odabasi et a!. (2007) seperti tampak pada gambar. Penelitian tersebut untuk mengetahui perkembangan warna kerabang telur dan ukuran telur ayam dan awal ayam mulai berproduksi telur hingga dalam kurun waktu tertentu. Dan hasil penelitian diketahui bahwa di awal pnoduksi, kerabang telur berwarna coklat tua dan seiring dengan bertambahnya umur, ukuran telur ayam akan bertambah besar dan warna kerabang telur menjadi lebih pudar.
Degradasi Sel Epitel Dinding Uterus
Faktor terakhir terjadinya kerabang telur pudan adalah tenjadinya degenerasi sel epitel dinding uterus. Degenerasi sd epitel merupakan suatu proses penuaan sel-sel sehingga kemampuan sel dalam bekerja sudah mulai terjadi penurunan. Kondisi ini terjadi pada ayam petelur yang telah berumur diatas 80 minggu dimana produksi protoporphyrin sudah mulai menurun dikarenakan sel epitel dinding uterus sudah mengalami degenerasi sehingga kemampuan pigmentasi kerabang telur juga mengalami penurunan.
B. Kerabang telur pudar karena faktor abnormal

Kerabang telur pudar karena faktor abnormal terjadi karena berbagai macam faktor antara lain
  • Stres,
  • Adanya infeksius penyakit
  • Faktor nutrisi pakan.
Stres
Faktor stres menurut beberapa ahli menjadi salah satu faktor terbesar penyebab pucatnya warna kerabang telur Ayam petelur yang mengalami cekaman stres akan mengalami gangguan dalam proses pembentukan telur terutama pada fase akhir kalsifikasi sebutir telur dan proses pewarnaan kerabang telur kanena telur yang pucat disebabkan karena tidak sempurnanya proses pigmentasi kerabang telur. Ayam yang stres akan menunjukkan peningkatan produksi hormon epinephrine yang dapat menunda proses oviposisi telur dan menghambat pembentukan jaringan kutikula pada kelenjar cangkang sehingga proses pigmentasi menjadi terhambat (Butcher dan Miles, 2003). Stres pada ayam petelur banyak sekali penyebabnya, di antaranya adalah cekaman terhadap suara terutama suara gaduh kanyawan di dalam kandang, orang lalu lalang di dalam kandang terutama pada orang yang baru masuk farm tersebut, suara hewan di sekitar kandang ataupun suara lain yang membuat ayam merasa tidak nyaman, suhu di dalam kandang yang tinggi (di atas 30°C), paparan sinar matahari secara langsung ke tubuh ayam dan perubahan jenis atau merk pakan yang terlalu sering.
Infeksius Penyakit

Penyakit pada ayam petelur menjadi faktor berikutnya yang menyebabkan pucatnya warna kerabang telur. Penyakit seperti ND, IB, Al, EDS dan Mycoplasma akan mempengaruhi pucatnya warna kerabang telur. Hal ini dikarenakan virus atau bakteri tersebut menyerang sel-sel saluran reproduksi sehingga pigmentasi akan berjalan kurang maksimal. Roberts (1994) menjelaskan bahwa penyakit pernapasan seperti lB mudah menjangkiti ayam petelur dengan gejala awal memudarnya warna kerabang telur. Oleh karena itu, peternak perlu melihat rekording vaksinasi yang dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu terutama vaksinasi ND dan lB sehingga apabila dalam kurun waktu tersebut ayam belum divaksin, sistem imunitas dalam ayam akan menunun sehingga mudah terinfeksi penyakit. Jika diperlukan, lakukanlah uji titer antibodi sebelum melakukan vaksinasi sebagai pentimbangan kapan harus mulai dilakukan vaksinasi. Pemberian antibiotik sebagai terapi (terutama dari golongan tetrasiklin dan amoxicillin) dalam penyembuhan penyakit juga menyokong kasus memucatnya warna kerabang telur walaupun beberapa peneliti belum bisa menyimpulkan keterkaitan antara penggunaan antibiotik dan memucatnya warna kerabang telur.
Faktor Nutrisi Pakan
Faktor lain adalah dari sisi pakan, ada beberapa komponen dari pakan yang berkontribusi menyebabkan warna kerabang telur memucat dan sebagian yang akan dibahas oleh penulis antara lain level mikotoksin, kandungan vanadium, rasio kalsium dan fosfor dan defiensi mineral mikro dan vitamin. Mikotoksin kerap kali disangkut pautkan dengan kasus pucatnya warna kerabang telur.
Mikotoksin merupakan zat metabolit yang dihasilkan oleh fungi (jamur) dan golongan Fusarium, Aspergillus dan sebagainya yang bersifat racun bagi unggas. Golongan mikotoksin antara lain aflatoksin, deoxynivalenol, T-2 toxin, okratoksin, fumonisin, zearalenone dan sebagainya. Dari hasil penelitian, senyawa aflatoksin merupakan jenis mikotoksin yang seringkali dijumpai pada tanaman jagung di Indonesia karena didukung oleh cuaca, curah hujan, kelembaban dan temperatur yang sesuai dengan perkembangbiakan Aspergillus flovus sebagai penghasil aflatoksin. Mikotoksin juga dijumpai pada bahan baku nabati lainnya seperti bungkil kedelai, DDGS, CGM dan sebagainya dengan jenis dan level mikotoksin yang bervariasi. Dalam bahan baku juga tidak menutup kemungkinan mengandung dua atau lebih golongan mikotoksin dengen level yang berbeda-beda. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mikotoksin terutama dan golongan aflatoxin dan oknatoksin yang terakumulasi dalam tubuh dalam level yang tinggi akan mengganggu fungsi kerja saluran reproduksi dan mempengaruhi proses pembentukan dan pewarnaan kerabang telur. Efek mikotoksin juga menyebabkan penurunan produksi telur ayam dan daya tetas pada ayam pembibit.

Kesimpulan

Sel-sel pigmen dalam uterus memiliki kemampuan dalam memberikan warna kerabang telur. Kemampuan sel-sel pigmen akan menurun seiring dengan terdegradasinya sel-sel tersebut. Faktor usia ayam dapat menjadi penyebab penurunan sel pigmen di dalam uterus sehingga proses pewarnaan kerabang telur ayam menjadi kurang maksimal. Hanya saja ada beberapa faktor eksternal di luar kemampuan ayam yang dapat mempercepat degradasi sel-sel pigmen di dalam uterus. Oleh karena itu, peternak perlu memahami dan cepat mengambil keputusan jika dirasa mulai menunjukkan peningkatan jumlah kerabang telur yang pucat. Kondisi ayam yang nyaman dan bebas dari stres, pemberian Suplement dan Additif dalam air minum, kontrol titer antibodi dan penggunaan pakan yang berkualitas merupakan beberapa faktor yang dapat menjaga kerabang telur ayam agar tidak pucat.
(sumber : Majalah Poultry Indonesia)

Last Updated on Saturday, 21 September 2013 11:28

 

MENINGKATKAN MUTU JERAMI PADI

  • PDF
  • Print
  • E-mail
Jerami padi merupakan limbah tanaman padi yang sudah dipanen produk utamanya (padi/beras), sehingga merupakan sisa tanaman yang telah tua. Secara kuantitatif produksinya melimpah, namun secara kualitatif jerami padi mempunyai keterbatasanketerbatasan bila dipandang dari aspek nutrisinya.
Beberapa factor pembatasnya adalah :
  1. Rendahnya kandungan protein kasar (3-4 %) sehingga mengakibatkan tidak tercukupinya kebutuhan hidup pokok apalagi kebutuhan produksi.
  2. Tingginya kandungan serat kasar / selulosa sehingga kecernaannya rendah.
  3. Tingginya kandungan lignin sehingga mengakibatkan komponen karbohidrat yang terkandung di dalamnya dalam keadaan terikat oleh lignin dan sulit dicerna.
  4. Kandungan silikatnya (8,1 – 15,5 % pada bagian batang dan daun) sehingga mengganggu bekerjanya enzim pencerna serat.
  5. Rendah kecernaannya sehingga dapat mengikat mineral tertentu misalnya kalsium (Ca) berakibat ketersedian Ca tersebut rendah 6. Rendah kandungan mineral kalsium yaitu 0,413 % dan fosfor 0,292 %.
  6. Rendah karoten (provitamin A).
Dengan adanya factor-faktor pembatas tersebut dan dalam upaya meningkatkan manfaat penggunaanya jerami padi sebagai pakan ternak perlu mendapatkan perlakuan yaitu :
1. Ditingkatkan kandungan protein kasarnya
2. Ditingkatkan derajat kecernaannya
3. Dilarutkan silikanya
4. Di tambahkan / diperbaiki jumlah dan keseimbangan mineral Ca dan P.
Pembuatan Fermentasi Jerami Padi
Bahan :
- 1.000 kg jerami padi
- 6 kg urea
- 6 ltr probiotik/ SnS PRO Probiotic Solution
Caranya :
  • Jerami padi ditumpuk ditempat yang beratap dengan tumpukan kira-kira setinggi 30 cm
  • semprot atau basahi dengan larutan urea dan probiotik secukupnya.
  • Tumpuki lapisan jerami kembali dengan ketebalan yang sama dan basahi dengan larutan urea dan
  • probiotik secukupnya
  • Demikian seterusnya sampai ketebalan lebih kurang 2 m
  • Diamkan sampai 21 hari supaya proses fermentasi dengan baik
Perbedaan Kadar Nutrisi Jerami Padi Segar
Dan Jerami Padi Fermentasi
(dari berbagai sumber)
 

MANFAAT AIR KELAPA

  • PDF
  • Print
  • E-mail
Kelapa (Cocos nucifera) adalah anggota tunggal dalam marga Cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serbaguna.
Pohon kelapa diperkirakan berasal dari pesisir Samudera Hindia di sisi Asia, namun kini telah menyebar luas di seluruh pantai tropika dunia.
Pohon kelapa dapat tumbuh hingga ketinggian 1.000 m dari permukaan laut, namun seiring dengan meningkatnya ketinggian, ia akan mengalami pelambatan pertumbuhan.
Buah kelapa adalah bagian paling bernilai ekonomi. Sabut, bagian mesokarp yang berupa serat-serat kasar, diperdagangkan sebagai bahan bakar, pengisi jok kursi, anyaman tali, keset, serta media tanam bagi anggrek. Tempurung atau batok, yang sebetulnya adalah bagian endokarp, dipakai sebagai bahan bakar, pengganti gayung, wadah minuman, dan bahan baku berbagai kerajinan tangan.

Endosperma buah kelapa yang berupa cairan serta endapannya yang melekat di dinding dalam batok /daging buah kelapa adalah sumber penyegar populer. Daging buah muda berwarna putih dan lunak serta biasa disajikan sebagai es kelapa muda atau es degan. Cairan ini mengandung beraneka enzim dan memilki khasiat penetral racun dan efek penyegar/penenang.
Beberapa kelapa bermutasi sehingga endapannya tidak melekat pada dinding batok melainkan tercampur dengan cairan endosperma. Mutasi ini disebut (kelapa) kopyor. Daging buah tua kelapa berwarna putih dan mengeras. Sarinya diperas dan cairannya dinamakan santan. Daging buah tua ini juga dapat diambil dan dikeringkan serta menjadi komoditi perdagangan bernilai ekonomis, yang disebut kopra. Kopra adalah bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Cairan buah tua biasanya tidak menjadi bahan minuman penyegar dan merupakan limbah industri kopra. Namun demikian, cairan ini dapat dimanfaatkan lagi untuk dibuat menjadi bahan semacam jelly yang disebut nata de coco dan merupakan bahan campuran minuman penyegar. Daging buah kelapa juga dapat dimanfaatkan sebagai penambah aroma pada masakan daging serta dapat dimanfaatkan sebagai obat rambut yang rontok dan mudah patah.

Air kelapa adalah salah satu jenis minuman yang lezat sekaligus menyehatkan. Meminum air kelapa sangat dianjurkan saat Anda sedang haus, karena air buah tropis ini dapat menghindarkan Anda dari dehidrasi dan mengembalikan ion tubuh dengan cepat. Air kelapa memberikan efek menenangkan tubuh dan membantu mengurangi panas tubuh dengan cepat. Manfaat lain dari air kelapa adalah dapat dijadikan sebagai obat hepatitis, radang dan hati. Selain itu air kelapa juga dapat memperkuat daya tahan tubuh untuk melawan virus seperti herpes, flu bahkan AIDS.

Minyak kelapa mengandung trigliserida yang tersusun dari lemak rantai sedang ( C6- C12).
Asam lemak dalam minyak kelapa adalah C8 5- %, C 10 6 – 10 % dan C 12 44 – 45 % (total 55- 65 % asam lemak rantai sedang).
Trigliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi premature.

Daging buah kelapa mengandung 0 ,2 mg vitamin E (sebagai tokoferol), namun proses produksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir.

Kandungan vitamin E optimum dapat diperoleh melalui perbaikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil.

Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO ( Virgin Coconut Oil ) diyakini manfaatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap buah dan air kelapa ini memiliki keampuhan lebih baik dibandingkan dengan buah merah ( Pandanus conoideus ).

Air kelapa muda (7 – 8 bulan) mengandung protein 0 ,13 g, minyak 0 ,12 g, karbohidrat 4 ,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0 ,5 mg, vitamin asam askorbat 2 ,2 – 3 ,7 mg dan air 95 ,01/100 g.

Berbagai penelitian telah menunjukkan jika manfaat air kelapa secara khusus dianjurkan dikonsumsi oleh wanita yang menderita nyeri menopause. Banyak yang mengatakan jika meminum air putih baik bagi kesehatan, namun tentu saja ada kalanya Anda bosan meminum air putih secara terus menerus, air kelapa air kelapa bisa dijadikan alternatif lain yang menyehatkan. Bagi Anda yang sedang menjalani diet tidak perlu khawatir mengkonsumsi air kelapa karena tidak akan menambah berat badan Anda. Hal penting tentang air kelapa adalah Anda tidak perlu khawatir akan efek sampingnya. Air kelapa aman jika Anda konsumsi setiap hari karena meskipun memiliki rasa yang sedikit manis, namun minuman ini benar-benar nol kolesterol.

Selain berbagai manfaat air kelapa untuk kesehatan, Anda juga dapat memanfaatkan kelapa untuk mempercantik diri. Air kelapa dapat membuat kulit nampak cerah dan bersinar. Air kelapa mampu mengirim oksigen ke seluruh sel tubuh Anda. Dengan mengkonsumsi secara rutin dapat membantu mengurangi pigmentasi yang berlebihan, meningkatkan sirkulasi, dan memberikan membuat kulit Anda nampak bersinar alami. Hal ini juga yang mendasari digunakannya air kelapa sebagai salah satu bahan untuk membuat produk-produk kecantikan.

Air kelapa merupakan minuman isotonik alami yang amat baik untuk kesehatan tubuh kita, dan mempunyai kandungan elektrolit yang sama juga dengan darah kita. Dan juga air kelapa difungsikan pada waktu perang pasifik pada tahun 1941-1945 sebagai pengganti transfusi plasma darurat, dialirkan secara langsung dari buahnya pada para tentara yang sedang terluka.

Air kelapa banyak dikonsumsi secara langsung. Namun ada hal yang perlu diperhatikan berhubungan dengan air kelapa. Sekali terkena udara, air kelapa dapat cepat kehilangan kadar organ oleptik dan nutrisi serta dapat menyebabkan sistem permentasi. Oleh sebab itu, sebaiknya sehabis mengupas buah kelapa, maka segeralah mengkonsumi air kelapa tersebut.

Berikut ini beberapa khasiat dan manfaat air kelapa hijau untuk kesehatan tubuh kita.
  1. Meredakan suhu tubuh yang panas dan melindungi pada suhu yang cocok.
  2. Mengembalikan cairan tubuh yang hilang, sebab air kelapa merupakan salah satu minuman isotonik alami.
  3. Menyalurkan nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh.
  4. Menambah metabolisme dan kekebalan tubuh.
  5. Menurunkan berat badan dengan kalori yang rendah yang dikandungnya.
  6. Membantu membersihkan dan melancarkan saluran pencernaan.
  7. Mencegah dan mengobati diabetes, dikarenakan air kelapa rendah kadar gulanya.
  8. Menyeimbangkan ph tubuh serta mengurangi resiko terkena penyakit kanker.
  9. Menolong menyembuhkan batu ginjal serta saluran kemih.
  10. Air kelapa mempunyai banyak nutrisi dibandingkan susu, sudah pasti air kelapa rendah lemak serta kolesterol.
  11. Kandungan asam laurat yang terdapat pada air kelapa lebih baik dari susu bayi instan, biasanya juga terdapat juga pada ASI ( air susu ibu )
  12. Air kelapa merupakan donor universal, dikarenakan kandungannya yang nyaris sama juga dengan darah manusia.
  13. Membersihkan racun dari dalam tubuh (detoxifikasi)
  14. Mengatasi jerawat, noda hitam, kerutan pada wajah dan kulit kering.
  15. Melebatkan dan menyehatkan rambut. dll

Unsur Nutrisi dan Kimia yang terkandung dalam Air Kelapa

Kadar air 90,59 %
Kalori 437 kkal/100gr
Minyak 26,67 %
Protein 10,67 %
Serat kasar 3,98 %
Total karbonhidarat 38,45 %
Pati 13,53 %
Glukosa 24,92 %

ASAM AMINO
  • Isoleusin 2,5 gr/16 gr N,
  • Leusin 4,9 gr/16 g N,
  • Lisin 2,7 gr/16 gr N,
  • Metionin 1,5 gr/16 gr N,
  • Threosin 2,3 gr/16 gr N,
  • Tripthopan 0,6 gr/16 gr N
  • Valin 3 ,8 gr/16 gr N

MINERAL
  • Fe 17 ppm
  • S 4 ,4 ppm
  • Cu 3 ,2 ppm
  • P 2.4 ppm

VITAMIN
  • vitamin C 10 ppm
  • vitamin B 15 IU, vitamin E 2 ppm

 

(dari berbagai sumber)

 

Page 7 of 27