Welcome to Sarana Satwa

ARGININE

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Asam amino arginine memiliki kecenderungan basa yang cukup tinggi akibat eksesi dua gugus amina pada gugus residunya. Arginine tergolong setengah esensial bagi manusia dan mamalia lainnya, tergantung pada tingkat perkembangan atau kondisi kesehatan. Bagi anak-anak, asam amino ini esensial.

Arginine (L-arginine) pertama kali diisolasi oleh ahli kimia Swiss, Ernst Schultze, pada tahun 1886 dari ekstrak biji lupin.

Arginine terutama bertindak sebagai vasodilator (zat kimia yang menyebabkan pelebaran arteri dan pembuluh darah), dan membantu produksi kreatin (zat kimia yang membantu pembentukan energi dalam tubuh).

L-arginine adalah asam amino alfa. Asam amino merupakan molekul organik yang memiliki struktur molekul H2N-CH-R-COOH.

Jadi secara umum, asam amino selalu memiliki rantai amina (NH2), rantai karboksil (COOH), dan satu lagi rantai komponen karbon ‘R’ yang menyertainya.

Disebut asam amino alfa karena arginin terikat pada atom karbon pertama pada rantai molekul.

Rumus molekul Arginine adalah C6H14N4O2. Tata nama IUPAC dari senyawa ini adalah 2-amino-5-(diaminometilidin-amino) asam pentanoat.

Awalan ‘L’ menunjukkan bahwa molekul Arginine adalah kiral yang berarti tidak sama dengan cerminannya. Oleh karena itu L- Arginine berbeda dalam struktur dan fungsi dari molekul cerminannya.

L- Arginine digolongkan sebagai asam amino non-esensial karena kemampuan tubuh untuk memproduksinya sendiri.

Namun demikian, L- Arginine juga tersedia dalam bentuk suplemen untuk membantu pengobatan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, demensia, nyeri dada, gagal jantung kongestif, disfungsi ereksi, dan klaudikasio intermiten.

L- Arginine diproduksi di ginjal dan pada tingkat lebih rendah, di hati

Manfaat arginina

  • Membantu proses pembelahan sel. L-Arginine juga berperan dalam proses pembuangan amonia dari tubuh.
  • Merupakan komponen penting dalam sintesis oksida nitrat (molekul penting untuk fungsi sinyal tubuh), ornitin, urea (diperlukan untuk menghilangkan racun seperti amonia), dan agmatin.
  • Memainkan peran penting dalam pelepasan hormon pertumbuhan manusia dari kelenjar pituitari. Itu sebab, anak-anak membutuhkan L- Arginine dalam jumlah memadai.
  • Membantu menyembuhkan gangguan seksual dan masalah reproduksi. Asam amino ini bisa membantu masalah ketidaksuburan pada pria dengan meningkatkan jumlah dan motilitas sperma.
  • Membantu sirkulasi darah pada berbagai organ terutama organ seksual sehingga meningkatkan kemampuan reproduksi.
  • Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyembuhkan cedera tulang dan kerusakan jaringan karena peran pentingnya dalam pembelahan sel.
  • Bertindak sebagai stimulan dan booster dalam produksi T-limfosit (sel darah putih yang membentuk sistem pertahanan tubuh) dari kelenjar timus.
  • Mengurangi intensitas penyakit jantung dan hipertensi dengan mengurangi tekanan darah.
  • Meningkatkan massa otot dengan membantu produksi kreatin sekaligus mampu mengurangi timbunan lemak.
  • Efektif dalam pengobatan gagal jantung kongestif, nyeri dada, radang kandung kemih, sekaligus membantu pasien HIV / AIDS dalam meningkatkan respon kekebalan tubuh.
  • Membantu pemulihan pasien yang menjalani transplantasi ginjal.

Sumber Arginin

Berbagai sumber makanan yang mengandung L- Arginine diantaranya adalah susu, keju, yoghurt, telur, daging, oatmeal, gandum, granola, kedelai, kacang buncis, dan semua jenis kacang-kacangan

Efek samping penggunaan arginine

  • Uji klinis menunjukkan bahwa kemampuan pemompaan jantung pada pasien serangan jantung bisa terpengaruh secara negatif akibat suplemen L-Arginine. Itu sebab, orang yang baru sembuh dari serangan jantung disarankan menghindari konsumsi L-Arginine.
  • Penurunan tekanan darah,
  • Diare, sakit perut,
  • Reaksi alergi yang menyebabkan radang saluran udara,
  • Peningkatan kemungkinan herpes, asam urat, dan kelainan darah dalam kasus yang jarang.
  • Memicu peradangan di paru-paru sehingga memperburuk asma.
  • Direkomendasikan pula bahwa wanita hamil dan menyusui menghindari asupan suplemen ini.
  • Dosis besar dapat berakibat fatal bagi bayi dan dosis L-Arginine tanpa resep dokter tidak dianjurkan.
 

METHIONINE

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Methionine adalah asam amino yang mengandung sulfur dan esensial bagi manusia dan ternak monogastrik. Asam amino Methionine merupakan salah satu kerangka yang membentuk protein tubuh, dan protein pada tiap jaringan tubuh.

Methionine juga merupakan asam amino yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan untuk hidup pokok semua hewan dan salah satu akibat apabila kekurangan asam amino Methionine adalah lambatnya laju pertumbuhan (Prawirokusumo et al., 1987).

Menurut Pesti et al. (2005) metionin sebagai komponen alam terdapat dalam konfigurasi L-methionine. Di dalam alat pencernaan, asam amino L (L-AA) mengalami deaminasi (pencopotan gugus asam amino) oleh mikroba menjadi asam keto alfa. Asam keto alfa dapat dideaminasikan menjadi asam amino dalam bentuk L-AA atau D-AA. Pada umumnya Methionine dapat dibuat sintesisnya ke dalam ransum dalam bentuk DL- Methionine.

Ada 2 jenis asam amino sintesis yang biasa ditambahkan, pertama dalam bentuk powder metionin yaitu DL- Methionine dan yang kedua dalam bentuk liquid Methionine (Vazquez Anion et al., 2006)

Pemberian Methionine perlu memperhatikan tingkat protein, bentuk fisik, dan palatabilitas bahan pakan. Selain itu, Methionine diketahui sebagai asam amino yang bersifat racun bila berlebihan, sehingga pemberiannya perlu diperhatikan dengan baik.

Kelebihan Methionine akan berakibat buruk pada pertambahan bobot badan. Menurut Leeson dan Summers (2001), asam amino Methionine akan bersifat racun apabila diberikan dua kali lebih banyak dari kebutuhan.

Penurunan selera makan atau penurunan laju pertumbuhan dapat disebabkan oleh antagonisme asam amino, ketidakseimbangan pola konsentrasi asam amino dan keracunan.

Asam amino Methionine diperlukan untuk pertumbuhan yang cepat dan untuk hidup pokok semua hewan. Cekaman panas yang berkepanjangan menyebabkan konsumsi pakan menjadi rendah dan menyebabkan pertumbuhan terhambat sehingga produksi rendah (Sahin dan Kucuk, 2002).

Penggunaan Methionine diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan selama kondisi cekaman panas.

Manfaat Methionine :

  • Membentuk protein tubuh, dan protein pada tiap jaringan tubuh
  • Meningkatkan pertumbuhan
  • Meningkatkan sinthesis protein,keliatan kulit, kualiitas bulu, absorbsi, transportasi dan bioavailability mineral essensial
  • Berfungsi sebagai lipotropoc mempercepat metabolisme lemak dihati dan hepatic protector dengan memproduksi glutathione yang berfungsi sebagai antioksidan.
  • meningkatkan Fungsi Hati antara lain menjaga penimbunan lemak yang berlebihan,
  • Berperan sebagai Methyl-donor dan sebagai sumber diet Sulfur.
  • Penting untuk metabolisme lemak.
  • Menenangkan syaraf yang tegang.
  • Mencegah penumpukan lemak di hati dan pembuluh darah arteri terutama yang mensuplai darah ke otak, jantung dan ginjal.
  • Penting untuk mencegah alergi, osteoporosis, demam rematik dan toxemia pada Kebuntingan/kehamilan.
  • Detoxifikasi zat-zat berbahaya pada saluran cerna.

Sumber Methionine

Sumber utama methionin adalah buah-buahan, daging ( ayam, sapi, ikan), susu (susu murni, beberapa jenis keju), sayuran (spinach, bayam, bawang putih dan jagung), serta kacang-kacangan (kapri, pistacio, kacang mete, kacang merah, tahu, tempe).

 

LYSINE

  • PDF
  • Print
  • E-mail

LYSINE merupakan asam amino penyusun protein. Lysine tergolong asam amino esensial, yakni asam amino yang dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

Manfaat Lysine

  • Membantu dalam penyerapan kalsium,
  • Membantu pembentukan hormon dan kolagen, serta antibodi.
  • Menstimulasi selera makan, karena perannya dalam membantu proses detoksifikasi pada hati dan menghasilkan enzim pencernaan.
  • Merangsang produksi carnitine (kreatinin) untuk mengubah asam lemak menjadi energi dan membantu menurunkan kadar kolesterol.
  • Efektif untuk mencegah HSV (Herpes Simplex Syndrome)
  • Mencegah hilangnya kalsium melalui urin
  • Efektif untuk mengurangi rasa sakit,karena memiliki efek anti-inflamasi
  • Bersama dengan vitamin C mampu meredakan gejala yang berhubungan dengan kondisi jantung yang dikenal sebagai angina pectoris.
  • membantu mengurangi migrain.
  • Manfaat paling penting dari L-Lysine adalah bahwa hal itu membantu untuk mengembangkan blok bangunan Protein dalam tubuh

Sumber Lysine

  • Lysine banyak terdapat pada makanan yang banyak mengandung protein
  • Dari protein hewani : Daging, keju, susu, ikan dan telur
  • Dari protein nabati : Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan hasil proses kedelai lainnya seperti tahu dan tempe.
  • Biji-bijian serealia terkenal miskin akan lisina. Sebaliknya, biji polong-polongan kaya akan asam amino Lysine

Kekurangan/Defisiensi Lysine

Kekurangan Lysine dapat menyebabkan :

  • Gangguan metabolism tubuh (tubuh menjadi mudah lelah, pusing)
  • Kehilangan nafsu makan,
  • Anemia,
  • Gangguan pertumbuhan
  • Gangguan reproduksi
 

SEPUTAR HEAT STRESS dan PEMICUNYA

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Ayam termasuk hewan homeothermal, yaitu mampu untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri karena memiliki sistem thermoregulator (sistem pengatur suhu tubuh) yang terdiri dari hipothalamus, susunan tali syaraf, dan komponen lainnya yang sensitif terhadap suhu.

Dalam rangka menjaga stabilitas suhu tubuhnya, ayam akan menggunakan sistem thermoregulator yang dimilikinya untuk mendeteksi dan memberikan respon terhadap berbagai energi panas yang terdapat dalam kandang. Menurut Michael J. Darre (2000),

sumber energi panas dalam suatu kandang ayam bisa berasal dari:

- Hasil metabolisme nutrisi bahan-bahan nutrisi yang terjadi dalam tubuh (heat increament.)

- Radiasi sinar matahari.

- Aktivitas fermentasi mikroba dalam litter

menghadapi kondisi panas dari berbagai sumber tersebut, ayam akan merespon dengan cara menurunkan suhu tubuhnya melalui pengeluaran kelebihan energi panas tersebut dari dalam tubuh.

Proses pengeluaran panas tubuh bisa dilakukan oleh ayam melalui 4 macam cara, yaitu:

Konduksi, ialah pelepasan kelebihan (energi) panas tubuh melalui kontak langsung dengan benda-benda padat, misalnya menempelkan tubuh ke bagian dinding kandang yang lebih dingin, atau membenamkan tubuhnya ke dalam litter

Konveksi, ialah pelepasan kelebihan (energi) panas tubuh melalui perpindahan fluida. Contohnya melalui aliran udara yang membawa panas tubuh ayam.

Radiasi, ialah pelepasan kelebihan (energi) panas tubuh secara langsung dari seluruh permukaan tubuh ke udara sekitarnya. Melebarkan sayap atau adanya gejala bulu yang berdiri merupakan usaha ayam untuk mengoptimalkan pengeluaran kelebihan panas tubuh lewat proses radiasi.

Evaporasi, ialah pelepasan kelebihan (energi) panas tubuh melalui proses evaporasi (penguapan) yang terjadi di dalam paru-paru. Untuk mengoptimalkan proses evaporasi, maka ayam akan menunjukkan gejala panting (megap-megap)

 

pengeluaran panas tubuh ini akan berfungsi secara normal (optimal), apabila :

Suhu dan lingkungan nyaman (comfort zone), [suhu lingkungan kandang 25-28oC dan kelembaban 60-70%] Management pemeliharaan yang baik.

Kondisi tidak nyaman yang juga bisa menjadi faktor pemicu munculnya heat stress :

  • Management Pemeliharaan yang kurang baik.

Contohnya pengaturan kepadatan kandang yang tidak sesuai

  • Pemilihan Bahan Kandang dan Konstruksi Kandang yang kurang tepat
  • Ventilasi udara yang tidak diatur dengan baik
  • Pemberian ransum dengan kandungan protein berlebihan. Ransum dengan kandungan protein melebihi standar akan dicerna, dan zat sisa metabolismenya akan dikeluarkan bersamaan dengan feses, kemudian difermentasi oleh mikroba menghasilkan amonia dan panas

 

 

Page 25 of 27