ARANG (Karbon Aktif)

Karbon aktif atau lazim disebut arang adalah material yang terbentuk dari proses pembakaran yang belum sempurna dan memiliki pori pori sangat banyak, pori pori ini berfungsi untuk menyerap apa saja yang di laluinya, Arang sudah sangat dikenali orang sebagai anti racun dan untuk mengatasi mencret atau diare yang disebabkan oleh zat-zat dalam makanan ataupun oleh bakteri pathogen semisal E. Coli.

Arang dapat menyerap (adsorbtion, bukan absorbtion) . Arang dapat menyerap timah asetat, strychnine, DDT,banyak obat-obatan (termasuk kokain, iodine, penicillin, aspirin, phenobarbital), dan bahan-bahan anorganik (klorin, timah dan merkuri). Arang dapat menyerap ribuan kali beratnya sendiri zat-zat berupa gas, logam berat, racun-racun dan bahan-bahan kimia lainnya; sehingga merupakan bahan yang efektif dan tidak berbahaya. Arang dapat menyerap gas dalam usus dan menyerap berbagai jenis gas-gas berbau busuk. Arang dapat melakukan berbagai fungsi ini karena kemampuannya untuk menarik bahan-bahan lain ke permukaannya dan menahannya di situ. Inilah yang disebut dengan “adsorbtion” (penyerapan dengan menempelkan bahan yang diserap, bukan absorbsi).

Arang banyak digunakan terutama untuk 7 tujuan yang berbeda, yaitu:

  1. Untuk mengobati gigitan ular, laba-laba, dan serangga.
  2. Untuk mengobati keracunan secara umum, termasuk overdosis atau kelebihan aspirin, Tylenol dan obat-obatan lain,
  3. Untuk mengobati beberapa jenis disentri, diare, gangguan pada pencernaan, dan penyakit mulut dan kuku,
  4. Untuk mengobati infeksi dan bau busuk pada luka,
  5. Untuk menghilangkan racun sampingan yang menyebabkan anemia pada pasien kanker .
  6. Untuk menyaring racun dari darah pada penyakit hati dan ginjal.
  7. Membersihkan darah dalam transfusi darah.

Meskipun arang aktif dapat digunakan sebagai antiracun dalam keracunan karena sebagian terbesar obat-obatan dan bahan-bahan kimia, arang tidak efektif terhadap bahan berikut: sianida, alkohol, basa akustik (seperti larutan basa), asam mineral, atau asam borak.

100 zat-zat yang diserap oleh arang:

Acetaminophen / Aconitine / Amitriptyline / hydrochloride / Amphetamine / Antimony / Antipyrine / Arsenik/ Aspirin / Atropine / Barbital, Barbiturates / Ben-Gay / Benzodiazepines / Cantharides / Kamfer / Chlordane/ Chloroquine / Chlorpheniramine / Chlorpromazine/ Kokain/ Colchicine / Congesprin / Contact / Dalmane / Darvon / Delphinium / Diazepam / 2-, 4-Dichlorophenoxyacetic acid / Digitalis (Foxglove) /Dilantin / Diphenylhydantoin / Diphenoxylates /Doriden / Doxepin / Elaterin / Elavil / Equanil / Ergotamine/ Ethchlorvynol / Bensin / Glutethimide /Golden chain / Hemlock / Hexachlorophene / Imipramine / Iodine / Ipecac / Isoniazid / Minyak tanah / Timah asetat / Malathion / Mefenamic acid / Meprobamate /Merkuri Klorida / Merkuri / Methylene blue / Methyl salicylate / Miltown / Morfin / Multivitamins dan minerals / Muscarine / Narcotika / Neguvon / Nikotin/ Nortriptyline / Nytol / Opium / Oxazepam / Parathion/ Penicillin / Pentazocine / Pentobarbital / Pestisida /Phenobarbital / Phenolphthalein / Phenol / Phenothiazines/ Phenylpropanolamine / Placidyl / Potassium permanganate / Primaquine / Propantheline /Propoxyphene / Quinacrine / Quinidine / Quinine /Bahan-bahan radioaktif / Salicylamide / Salicylates /secobarbital / Selenium / Serax / Silver / Sinequan /Sodium Salicylate / Sominex / Stramonium / Strychnine/ Sulfonamides / Talwin / Tofranil / tembakau /Yew / Valium / Veratrine /garam-garaman perak dan antinomy / berbagai jenis herbisida

Secara ringkas kegunaan karbon aktif :

  1. Pada pengolahan air untuk penjernihan dan mengurangi kesadahan dengan menyerap bau, rasa, warna, kaporit, kapur (CaCO3), logam berat dan cemaran akibat racun yang dihasilkan bakteri-bakteri pathogin yang lazim terdapat dalam air sumur.
  2. Pada pengolahan emas untuk menyerap konsentrasi emas (ore) dalam bentuk Carbon in pulp (CIP), Carbon in Leach (CIL), Carbon in Clear Solution (CIC) biasanya dari batok kelapa mesh
  3. Pada pemurnian gas dengan menyerap belerang, gas beracun, bau busuk, asap dan pencegahan racun.
  4. Pada pengolahan limbah untuk menyerap Bahan Beracun Berbahaya (B3) yaitu menyerap sianida yang terdapat pada limbah industri serat sintetik (akrilonitril), petrokimia, baja, pertambangan dan pelapisan logam (electroplating) dengan cara merendam karbon aktif dengan larutan Cu2+ (0,5%) yang menghasilkan daya serap sianida menjadi 82% dalam waktu 2 jam.
  5. Untuk menyerap logam berat Raksa/Hg, Cadmium/Cd, Plumbum/Pb/Timbal, Cromium/Cr penyebab sakit kanker.
  6. Penyegar/pembersih udara ruangan dari kandungan uap air/gas berbau/beracun, seperti pada mobil, kamar pendingin, botol obat-obatan serta peralatan-peralatan yang harus dilindungi dari proses perkaratan.
  7. Pada industri obat dan makanan sebagai penyaring, penghilang warna, bau dan rasa tidak enak pada makanan.
  8. Pada bidang perminyakan dipakai sebagai bahan penyulingan bahan mentah dan zat perantara


(dari berbagai sumber)

 

Add comment


Security code
Refresh