LYSINE

LYSINE

LYSINE merupakan asam amino penyusun protein. Lysine tergolong asam amino esensial, yakni asam amino yang dibutuhkan untuk kesehatan, tetapi tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

I. Manfaat Lysine

  • Membantu dalam penyerapan kalsium,
  • Membantu pembentukan hormon dan kolagen, serta antibodi.
  • Menstimulasi selera makan, karena perannya dalam membantu proses detoksifikasi pada hati dan menghasilkan enzim pencernaan.
  • Merangsang produksi carnitine (kreatinin) untuk mengubah asam lemak menjadi energi dan membantu menurunkan kadar kolesterol.
  • Efektif untuk mencegah HSV (Herpes Simplex Syndrome)
  • Mencegah hilangnya kalsium melalui urin
  • Efektif untuk mengurangi rasa sakit,karena memiliki efek anti-inflamasi
  • Bersama dengan vitamin C mampu meredakan gejala yang berhubungan dengan kondisi jantung yang dikenal sebagai angina pectoris.
  • membantu mengurangi migrain.
  • Manfaat paling penting dari L-Lysine adalah bahwa hal itu membantu untuk mengembangkan blok bangunan Protein dalam tubuh

II. Sumber Lysine

Lisina banyak terdapat pada makanan yang banyak mengandung protein

  • Dari protein hewani : Daging, keju, susu, ikan dan telur
  • Dari protein nabati :  Kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan hasil proses kedelai lainnya seperti tahu dan tempe.

Biji-bijian serealia terkenal miskin akan lisina. Sebaliknya, biji polong-polongan kaya akan asam amino Lysine

III. Kekurangan/Defisiensi Lysine

Kekurangan lisina dapat menyebabkan :

  • Gangguan metabolism tubuh (tubuh menjadi mudah lelah, pusing)
  • Kehilangan nafsu makan,
  • Anemia,
  • Gangguan pertumbuhan
  • Gangguan reproduksi

 

Oleh : Ismail Karya Sapoetra