VALIN

VALIN

Valina adalah salah satu dari 20 asam amino penyusun protein yang dikode oleh DNA. Dalam ilmu gizi, valina termasuk kelompok asam amino esensial. Namanya berasal dari nama tumbuhan valerian (Valeriana officinalis).
Sifat valina dalam air adalah hidrofobik (‘takut air’) karena ia tidak bermuatan. Pada penyakit anemia “bulan sabit” (sel-sel eritrosit tidak berbentuk seperti pil tetapi seperti bulan sabit, sickle-cell anaemia), valina menggantikan posisi asam glutamat, asam amino lain yang hidrofilik (‘suka air’), pada hemoglobin. Akibatnya bentuk sel berubah dan kehilangan kemampuan mengikat oksigen secara efektif.
Valina diproduksi dengan menggunakan treonin sebagai bahan baku.
Valin adalah asam aminoisovaleric. tidak disintesis di dalam tubuh namun disintesis dalam organisme mikro-dari asam piruvat. Dekarboksilasi asam piruvat adalah dengan pembentukan asetaldehida yang mengembun dengan molekul lain asam piruvat untuk membentuk asam acetolactic. Tiamin pirofosfat diperlukan untuk proses seperti kondensasi.
Tidak diproses di organ hati, dan lebih langsung diserap oleh otot
Membantu dalam mengirimkan asam amino lain (tryptophan, phenylalanine, tyrosine) ke otak

Manfaat Valin

Diperlukan dalam pertumbuhan dan penampilan, terutama berfungsi dalam sistem saraf dan pencernaan. W. Borrman menyebutkan manfaat valin untuk membantu gangguan saraf otot, mental dan emosional,insomnia, dan keadaan gugup. Memacu koordinasi otot, membantu perbaikkan jaringan yang rusak, menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh.

Sumber valin

Daging, telur, susu, keju dan biji-bijian yang mengandung minyak.
Oleh : Ismail Karya Sapoetra