VITAMIN B5 (Asam pantotenat/ Panthotenic acid)

VITAMIN B5 (Asam pantotenat/ Panthotenic acid)

Asam pantotenat (vitamin B5) merupakan salah satu jenis vitamin golongan vitamin B kompleks yang bersifat larut dalam air. Vitamin ini pertama kali ditemukan pada tahun 1933. Di dalam tubuh, asam pantotenat berperan sebagai koenzim A (CoA) yang berperan vital dalam banyak metabolisme pelepasan energi.

Asam pantotenat dapat ditemukan pada banyak jenis makanan karena pada dasarnya hampir semua makhluk hidup membutuhkannya.Beberapa contoh sumber makanan yang banyak mengandung vitamin ini adalah ragi, kuning telur, brokoli, dan hati. Sumber makanan lain yang juga mengandung vitamin B5 adalah daging ayam, ikan, susu, kacang-kacangan, alpukat, dan ubi. Konsumsi asam pantotenat yang dianjurkan perhari adalah 4-7 mg. Koloni bakteri diusus (Enterobakter) juga dapat mensintesis asam pantotenat dalam jumlah sedikit.

Seperti vitamin lainnya, asam pantotenat hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Akan tetapi, bila jumlahnya tidak mencukupi maka tubuh akan mengalami banyak gangguan kesehatan, seperti kekejangan dan mati rasa. Pada kondisi ringan, defisiensi asam pantotenat dapat menyebabkan sakit kepala, insomnia, dan gangguan pencernaan. Biasanya, defisiensi ini dialami oleh para pecandu alkohol dan manula. Hal ini disebabkan oleh menurunnya daya cerna makanan sehingga banyak nutrisi yang tidak diserap tubuh dan segera hilang.

DI dalam tubuh Asam pantotenat berperan sebagai komponen koenzim A yang terlibat langsung dalam proses asetilasi dan pelepasan energi dari molekul makronutrien. Koenzim ini sendiri memegang peranan kunci dalam metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak. Hasil dari metabolisme ini akan menghasilkan energi. Asam pantotenat juga berperan dalam sintesis senyawa spingolipida, fosfolipid, sterol, hormon pertumbuhan, sel saraf, dan antibodi

Manfaat dan fungsi vitamin B5 

  1. Kesehatan Kulit
  2. Jerawat, asam pantotenat mampu untuk menghilangkan bekas jerawat.
  3. Penyembuhan Luka, Alkohol yang digunakan dalam pertolongan pertama pada luka atau digunakan pada bidang kedokteran lainnya berasal dari asam pantotenat. Oleh karena itu merupakan sintesis dari koenzim A ini, maka berfungsi untuk meningkatkan GSH selular dan dapat digunakan untuk penyembuhan luka. Dengan cara diberikan pada daerah luka dan memicu migrasi sel ke daerah luka dan mempercepat penyembuhan. Asam pantotenat inilah yang digunakan sebagai bahan dasar dalam alkohol oles atau pengobatan.
  4. Pertumbuhan Rambut.
  5. Infeksi Mata, Infeksi mata secara langsung memang tidak ada banyak hubungannya dengan penyembuhan menggunakan vitamin B5. Namun dalam suplemen untuk penyakit mata, vitamin untuk mata atau penyembuhan untuk mata, vitamin B kompleks selalu diikutkan untuk membantu vitamin A dalam mempermudah pengoptimalisasi vitamin dalam aliran darah yang menuju ke mata. Sehingga dalam suplemen mata pun tidak dipisahkan hanya vitamin A saja yang baik, tapi juga terkandung vitamin B5 untuk proses sintesis biokimia dalam tubuh yang diperlukan.
  6. Kadar Kolesterol dan Trigliserida Dalam Darah, Untuk dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah, memang dianjurkan untuk dapat mengkonsumsi sayuran yang lebih banyak. Kadar kolesterol bisa meninggi diakibatkan mengkonsumsi lemak baik dari makanan hewani maupun nabati. Hal ini lebih sering terjadi daripada masalah pada ekskresi kolesterol ke usus melalui asam empedu. Untuk itu kebiasaan buruk seperti jarang berolahraga, merokok, kegemukan harus dihindari untuk mengontrol kolesterol. Sedangkan trigliserida dipicu dari konsumsi makanan yang dapat memicu pembentukannya dari lemak dan gliserol pada hati. Biasanya konsumsi alkohol, makanan manis, kemudian makanan yang banyak mengandung karbohidrat akan mengalami kenaikan kadar trigliserida pada darah. Untuk menurunkan kedua zat ini yaitu kolesterol dan trigliserida dalam darah, anda bisa mengkonsumsi alpukat. Dimana buah ini banyak mengandung asam pantotenat yang berfungsi untuk menurunkan kadar dua zat ini. Selain itu makanan seperti kubis, bawang merah, kunyit, temulawak, seledri adalah makanan yang mengandung asam pantotenat atau vitamin B5 ini yang bisa anda konsumsi selain alpukat.
  7. Memproduksi dan Melepaskan Energi dari Lemak (Metabolisme Tubuh), Vitamin B5 termasuk koenzim bagi tubuh. Dimana koenzim ini adalah koenzim A. Fungsinya untuk mengkonversi apa yang kita makan menjadi energi bagi tubuh. Terutama mengkonversi lemak menjadi energi sehingga metabolisme energi pun terjadi. vitamin B5 mengubah lemak pada tubuh menjadi energi.

Sumber Vitamin B5 (Panthotenic acid) 

  • Daging, Ikan, dan Unggas,
  • Hati, 2,4 ons daging hati mengandung kebutuhan vitamin B5 sebanyak 50% yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun daging hati ini juga tentu banyak mengandung lemak dan kolesterol. Ikan Salmon, mampu memenuhi 20% kebutuhan vitamin B5 harian tubuh.
  • Telur, Bagian kuning telur mampu memenuhi 5% kebutuhan vitamin B5 harian.
  • Buah apel satu buah dengan ukuran medium mengandung 0,111 mcg ,
  • Alpukat ukuran medium satu buah mengandung 2,792 mcg,
  • Buah pisang satu buah ukuran medium mengandung 0,394 mcg
  • Asparagus setengah cangkir mengandung 0,203 mcg ,
  • Wortel setengah cangkir mengandung 0,181 mcg ,
  • Kubis satu setengah cangkir mengandung 0,13 mcg vitamin B5,
  • Kacang almond 1 ons mengandung 0,133 mcg,
  • Gandum 100 gram masak mengandung 0,135 mcg,
  • Kacang brazil 1 ons mengandung 0,052 mcg,
  • Gandung hitam 100 gram mengandung 1,233 mcg,
  • Kacang mete per ons mengandung 0,245 mcg,
  • Kacang kenari 10 biji mengandung 0,465 mcg,
  • Biji rami satu cangkir mengandung 0,101 mcg. Dll.
  • Brokoli, Brokoli banyak mengandung vitamin dan mineral. Brokoli setiap setengah cangkir yang telah dimasak mengandung 0,48 vitamin B5.
  • Jagung, Satu jagung besar bisa mengandung vitamin B5 sebanyak 0,935 mcg.
  • Biji Bunga Matahari, 100 gr biji bunga matahari kering mengandung 1,996 mcg vitamin B5.
  • Labu, Satu cangkir labu entah itu dimasak, direbus mengandung vitamin B5 sebanyak 0,492 mcg.

 

Oleh :